Posts

Showing posts with the label Useful Things

CHOCOLATE BOX

Image
 Good day people! Aku rasa kalian pasti sudah tahu siapa yang menulis ini. Rencananya aku mau membuat tulisan ini anonim tapi, bagaimana membuatnya tetap anonim kalau informasi yang aku dapatkan jelas berasal dari sosial mediaku yang lain, kan? Jadi, tanpa basa-basi aku ingin menulis lagi. Walaupun ini jelas bukan merupakan artikel pendidikan, aku akan berusaha untuk tulisan ini terlihat cukup formal. Sedikit menyertakan kutipan dan beberapa bukti misalnya. Survei yang aku lakukan diawali dari comeback  solo idol yang aku suka. Namanya Yang Yoseop (tidak akan menjelaskan lebih lanjut karena ini bukan tentang dia). Pada comeback -nya kali ini, dia mengeluarkan tiga versi album dengan tema chocolate box . Jadi, ketiga versi ini dinamai white, milk dan dark . Berdasarkan ketiga hal tersebut akhirnya aku membuat polling pada akun sosial mediaku. Ada 22 orang yang memutuskan memberi jawaban dari jajak pendapat tidak jelas yang aku lakukan (alasan sebenarnya akan aku jabarkan diakh...

[REPORT AJA SEBELUM ILANG SENDIRI]

  Malam, ceritanya gue ingin mengikuti orang-orang. Istilah kerennya gue pengen mainstream. Kalo kata temen gue, biar viral dan panjat sosyel siapa tau ketemu jodoh hehehehe Entah kenapa akhir-akhir ini ada aja baha buat di tulis bersamaan dengan otak gue yang dengan cepat merangkai kata *anjaas (kenapa giliran nulis bab 1 otak gue mandek ya?) Jadi ceritanya gue mulai tertarik isu golongan pas maba. Pas jaman-jamannya gue staf polos yang ga tau apa-apa. Sekarang juga si. Maklum gue kan suka asbun hahahaha biar panjat sosyel. Especially tarbiyah. Tarbiyah tuh apa sih? Kalo gue search google artinya tuh pendidikan*. Pun yang dulu gue pahami di liqo yang gue ikutin di rumah tarbiyah adalah menuntut ilmu. Tapi menuntut ilmunya terkait ajaran-ajaran Islam macam perilaku, hak kewajiban, aqidah, fiqh. Pokoknya yang terkait agama yang gue anut deh dan berkelanjutan alias kalo bisa ga berhenti di tengah jalan dalam memahami Islam. Selain itu juga diajarin toleransi, keterbukaan dan beberapa...

"Paper Towns" - John Green

Image
Menceritakan mengenai dua tokoh Margo Roth Spielgman dan Quentin Jacobsen(?) dan bagaimana cara mereka memandang satu sama lain dan orang-orang disekitarnya. Cerita ini bermula dari Q, panggilan untuk Quentin, yang diajak Margo untuk melakukan pembalasan dendam terhadap kumpulan temannya yang dia rasa sudah bukan lagi temannya. Di mana Margo dikhianati temannya yang berselingkuh dengan pacarnya. Namun, setelah hari berganti Margo menghilang. Q yang merasa ada yang salah dengan keadaan tersebut mencoba mencari keberadaan Margo. Berusaha dengan mulai mengumpulkan petunjuk yang menurutnya, seperti ditinggalkan Margo untuknya. Dalam pencariannya, Q mendapati bahwa Margo mungkin bukan seperti apa yang ia kenal dan lihat sampai saat ini. Now my review to this book . Saat dibaca dengan bahasa Indonesia alurnya terasa jadi lebih panjang namun semakin cepat diakhir. Ga semua yang diartikan ke bahasa jadi mudah dipahami sebenernya. Bahkan ada beberapa yang (mungkin) merupakan lelucon menja...

NKRI Harga Mati

Indonesia udah 72 tahun nih. Gue baru 20 tahun. Ya terus... Millenials in da house! Yah...diakui atau engga, kelahiran kita -- gue si -- emang tergolong millenials kok. Bahkan pemahaman ini baru gue terima dengan lapang dada setelah 2 tahun karena gue awalnya merasa gue bukan millenials . Apalagi yang beredar di internet lebih banyak negatif-nya millenials dibanding positifnya huuu... Well then, somehow we do and we dont . Tapi gue yakin, kita masih NKRI harga mati kok. Maksudnya, bukan berarti kita ga bisa dikritik walaupun gue kesel juga si Bendera Indonesia tercetak kebalik di SEA GAMES tahun ini. Bukan berarti kita akan nyalah-nyalahin wasit yang ngelaksanain tugasnya tapi banyak ngerugiin Tim Indonesia di tiap pertandingan. Tapi, gue pribadi berusaha menunjukkan hal yang lebih positif dari kaum millenials seperti...tulisan ini? Selamat Hari Ulang Tahun ke-72, Indonesiaku! P.s. This supposed to be posted three years ago around SEA GAMES was held in Indonesia . But, I be...

Mengarah Pada Degradasi Moral

Jadi ceritanya gue KKN di Desa Babakan, Kec. Ciwaringin, Kab. Cirebon. Kebetulan sampai lewat tanggal 17 Agustus masih disini. Gue ga bisa bikin kata2 bagus. Tapi tanggal 15 agustus 2017 ini kita ikut pra-acara di Kecamatan Ciwaringin yaitu jalan sehat. Nah! kebetulan dapet doorprize Yang jadi sorotan bukan doorprize -nya atau acara jalan sehatnya si tapi pada acara yang disuguhkan setelah jalan sehat atau waktu di mana menunggu pembagian doorprize . Hal yang menjadi perhatian adalah jalan sehat ini meminta beberapa sekolah dasar terdekat untuk ikut dan mereka mendapat kupon. Mungkin memang bukan kewajiban sekolah menyuruh anak-anak ini pulang tetapi suguhan yang disajikan seperti dangdut-an cukup menurunkan moral anak-anak ini nantinya. Apalagi disini bapak-bapak dan ibu-ibu ikut memberi saweran untuk penyanyi-nya. Apa yang disoroti adalah anak-anak yang menyaksikan hal ini bisa mengarah pada penurunannya moral mereka. Apalagi penyanyi dangdut ini pakaiannya ketat dan cenderung terla...

Independence Day in My (Almost) 20yo

Image
I should be the one who refuse to come. And I should know int first this is not only 'Dzikir bersama dan Tausiyah' but here theyhave shoot too. Haha. Bad grammar ofcourse. First thing first is TODAY is Wednesday, August 17th 2016 which is Indonesia Independence Day a.k.a HUT RI ke 71! Sebenernya gue ga berusaha keliatan aok ggris apa gimana -- padahal mah iya -- cuma berusaha tetap melatih kemampuan bahasa inggris. Hehe. Oke! Mari berbahasa Indonesia mulai dari sini. Gue cuma mau bilang, gue udah nulis cukup panjang tapi...yah intinya gue sempet keilangan mood buat nulis ini. Berhubung gue sedang dalam situasi yang... membuat gue lebih memilih menulis dibandingkan mendengarkan jadi mungkin akan banyak sarkasme dan isi yang mugkin agak melenceng dari tujuan awal gue nulis ini. Lewatkan saja bagian ini. Pertama, siapa saja yang masih ingat tentang S UMPAH PEMUDA ? Yap, karena umur gue masih terbilang muda dan gue bagian dari generasi penerus bangsa jadi ga masalah kan dengan S...

Awkarin & Haters

Nah ah! Gue bukannya mau ikut-ikutan karena bahas sesuatu yang lagu hitz di kalangan anak muda jaman sekarang. Gue mau menyoroti aja pro-kontra yang terjadi menurut sudut pandang gue. Tolong dicatat! Sudut pandang gue . First of all ,  kita semua memiliki kebebasan (hak) untuk berpendapat. Gue sendiri mengakui kalo gue sempet follow akun instagram dia walaupun akhirnya gue unfollow karena --sedikit-- terpengaruh keadaan tapi yah kehidupan dia yang menurut sebagian orang 'life goals' or more pathetic menurut gue 'relationship goals' bukan suatu hal yang perlu dijadikan acuan like #Teamaw or #Teamantiaw kebebasan berpendapat kita sebenarnya berbenturan dengan kebebasan orang lain. Second, that was her life! Who the fvck are you anyway? Bahkan mungkin keluarganya aja ga begitu amat ngurusin kehidupannya dia. Dia kenal aja engga sama kalian. Lagipula itu branding dia. Yep! Branding adalah sesuatu yang secara sadar atau tidak dilakukan tiap individu. Apa kalian merasa de...

Productivity

Image
Being productive not only doing something. Attending some 'worth' talkshow like this also mean you do some productive things :D

Defend Yourself

Sekali kali posting yang bermanfaat. Tapi tolong semuanya tetep di kroscek ya buat siapapun yang baca posting -an ini. Kalo ada yang kurang berkenan dan sejenisnya silahkan commeny . Danke! DARI MATA PEMERKOSA Via Nina Suzan Thomas, via Ikhaputri Widiantini (Dosen Filsafat FBI UI) Terjemahan bebas/Adaptasi Nosa Normanda (Sastra Inggris 2004, Lecture of Stage & Performance in BINUS University) Sekelompok pemerkosa dan pelaku perkosaan kencan diwawancara di penjara tentang bagaimana mengincar korbannya. Ini adalah terjemahan bebas dari artikel yang disebar di Internet dengan bahasa inggris dari sumber anonim. Saya terjemahkan dengan bahasa informal biar asik dan sesuai konteks Indonesia--juga saya tambah-tambahkan beberapa poin supaya aktual dengan keadaan Indonesia. 1] Yang pertama kali dilihat pada calon korban perkosaan adalah gaya rambutnya. Mereka akan mengincar perempuan dengan buntut kuda, konde, bridal, atau gaya rambut lain yang mudah dijambak. Mereka juga senang ...